Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Quotes

terasa mencekal terpenggal angin-angin tak bersahabat ketika ku memandang fotonya yang kucetak sendiri.... ketika ku ingatkan akan hutangmu namun kau tak mau menebusnya didunia maka kelak kau kan membayarnya diakhirat nanti hidup ini sementara harusnya dilalui dengan apa adanya dan penuh usaha keabadian didasarkan dengan tulus yang kekal bukanlah kata-kata abadi yang indah lekaslah ambil bintangmu sebelum orang lain mengambilnya

- Menanti -

serdadu pekat angin berhembus menelan bahagia yang dulu kurasa hatiku yang kini makin menepis semakin melarus-larut oleh lukanya hatiku yang dulu mencintamu kini tetap iya maaf bila  kemaren  aku membuatmu terganggu dengan kemunafikanku di teka-teki yang tak pernah berhentii  selalu membuat aku dan hatiku selalu menunggu demi dirinya aku rela terus menanti takkan berhenti  meski waktu menelan sisa usiaku __menanti

- Diam -

peristiwa kemarin hari, ketika sang surya masih tertidur, ketika seekor ayam belum berkokok, kala itu, selepas sunahku dibulan seribu bulan ini, selepas kami menyantap rezekimu, menyanyi pelan adalah kewajaran, celoteh kecil itu panutan, dirimu dewasa ungkapnya, dirimu selalu benar itu ungkapny pula, berceloteh di balik punggung kamarku, pelan dan samar2 terdengar di kuping, hatiku tersinggung rasa amarah, maaf diriku menjwab celotehmu wahai sodaraku, aku tertegun menadahkan kepalaku selekas itu, terpukul rasa bersalah yg teramat, namun hingga hari berlalu, hingga kini kita tak bertegur sapa lagi,

- Tak kupahami -

Tak kupahami  Kuakui bila semua indah dihatiku Sumringah ketika kehidupanku bernafaskan dirimu Rerumputan terasa lebih hijau bersemu Ketika 2 hati bersatu meski jiwa tak menyatu Namun Indahnya cinta hanya cerita fiksi belaka Kita yang sebenarnya cinta hanya dihati saja Bagaimana cerita ini hidup Mulut yang kita punya tidak pernah berbicara Meski sebenarnya jelas cinta ini bersemi Tapi Hidup memaksa kita menjadi pengecut Hidup... Hidup..? Sungguh naif bila kau kusalahkan Karena sesungguhnya kami yang tak mengerti Tak mengerti... Cara untuk menyatukan hati ini

Cord gitar

Gambar
Cord Gitar :

short storii lia's

 Cerpenku –   dua pilihan

- kau mimpiku -

bearandai-andai laksana kerdil menggigil merangkul saja tak sampai tediam berdiri di tempat seorang diri kerdilku menoleh keatas letih bila terus hanya dipandangi tak kuasa bila semua sedekar mimpi malamku aku terpekat diujung tombak laksana siap di tancap jarum tajam begitu mengerikan membuatku tak mampu terbangun dirimu cerita singkat mimpiku kini membuat aku tenang tertidur dalam diam

- keindahan lalu -

Terpenggal rasa yang kini tersimpan Lekas pergi berlalu sepenggal lainnya Tak singgah ke hati yang lain Meski pedih sepenggal rasa masih abadi Dirimu sumber aliran darah ke jantung Katenamu aku mampu mendetakkan jantungku Dengan menatapmu Mampu membuat jantungku lekas tak luka Aku pernah menangis karenamu Itu lalu Aku pernah bahagia mengingatmu Pula tengah usai Maaf…. Hendak santunan kata kuucap bila tepat  waktu yang singkat namun memberikan aku isyarat hingga keindahan lalu kulepaskan hingga tangisan usai tak kubiaskan hingga kini aku belajar melupamu

Word picture

Gambar

- Burung -

Aku hanya bertanya   Pada rerentetan burung diawan Apakah kalian bahagia? Memutari awan bagai tak bertujuan Pagi tiba Kalian pergi entah singgah Entah apa yang kau cari Entah apa yang ditemui Hingga malam kau kembali Meski hujan menerpa Engkau meneduh sejenak Mengharap sayapmu tak basah Meski kau tetegun bergumam Mengepakkan sayapmu dari butiran air Kalian tak murka Kalian tak kecewa

- Mimpiku -

tak kujamahi rautan rona wajahmu Kian mendekat kian tak nampak Bersembunyi dibalik pandanganku Aku tengah menunggu Hingga buliran jam telah kulewati Menepiskan memori anganku Kamu Yang tak kutemui disudut pintu Padahal aku menantimu senja itu Aku tengah berharap Goresanmu dialam tak sadarku Akan kumiliki

- Marah -

Aku bergumam Andai desiran pikiranku kokoh Kuatnya benturan itu aku takkan goyah Meski kerangka didiriku lemah Aku tak akan runtuh Aku tak akan gundah Laksana badai berhamburan Kala menghantam rerumahan Aku akan kuat Pepohonan yang terhantam angin topan Bila tergoyak kian melebur Beriringan buliran debu dijalan Adakah aku? Adakah diriku diterpa? Aku gelisah demikian…. Jelas Sekalipun pohon itu tumbang Mungkin aku akan terhayut olehnya Aku marah pdaku Tengah kusombongkan aku kuat ! Aku kecewa Hingga kutebang pohon itu Agar tumbang sampai ke akarnya Biar tak kulihat penyesalan yang slama ini kusimpan

- Jauh -

Aku berteriak Namun kamu terlalu jauh Hingga kerongkonganku terluka Kaupun tak mendengar Aku berteriak lagi Dengan bantuan angin Aku mencoba menyadarkanmu Bahwa lisanku yang tak panjang ini Ingin menyudahinya Inikah akhir harapanku Akhir yang tak seindah intuisi Akhir yang menyisakkan sesak Hari demi hari Kulalui dan kusampaikan kegelisahannku Tapi kalian terlalu jauh Hingga tidak terdengar

- dialah wanitamu -

ingatkah kau puji aku dengan baitan syair dan tak jarang kau lantunkan melodi mesra membuat hati yang tengah pilu membuatku senyum tanpa risah aku terlepas dari ketebalan muka yang memanak alkisah pujangga agung layaknya romeo kau biaskan kata-kata indah hingga ku terkesima dan terkesan olehmu indahnya memilikimu suara hatiku lekas lama waktu bircerita kau puji juliet lain yang tengah sendiri tepatku dibujuk bincangan sahabatku semua meniuduhmu dusta namun hatiku kokoh tak percaya hingga kutemui ragamu yang membuatku sangsi kau dan dia tengah bersama singkat waktu aku tak percaya hingga kaulah sendiri yang menekankanku  DIALAH WANITAMU By. Lia Ambarwati

Sebuah kata yang dikemas dalam gambar.

Gambar

- Atmosfer jiwa -

Di gumpalan kabut Biar nampak sayup Aku enggan berdiam diri di negeri ini Kuhentakkan kaki biar menggayuh hingga cepat Menapaki tebing kota ini Biar atmosfer didiriku menatap puas Biar jiwaku terlahir tentram Biar badai seirama langahku Namun, Serdadu sukmaku kian memuncak Aku percaya... Spirit dirikulah yang memenangkanku Meski banyak goncangan Ketenangan dan kekuatanku yang sanggup menompang By. Lia Ambarwati

- Mengejar Cita-cita -

Kuusung anganku ke kota harapan, Melintasi perairan yang berkilauan biru Hingga menapaki rerentetan aspal tak berujung Meski terkadang aku merasa lelah Aku… Kini ditemani nada-nada perjuangan Yang beriringi melodi-melodi asa Yang kadang kala meleburkan tawaku Namun aku tetap mengejar Hingga terasa lelah Namun ku enggan berteman dengan keluhan Karena aku mempercayai Sang bunda menyanyikanku doa yang terlampau merdu Pula bersyair firman-Nya Mendekatkanku terhadap Tuhanku

- Pergi -

Kerumunan orang petang ini memecahkan pandanganku, Dibilik kanan dan kiri begitu padat ku memandang, Pejalan kaki begitu resah berlarian, Mereka lekas tergesa-gesa, Kemana kalian hendak  pergi  ? Teriakku telah lepas Namun mereka tak mendengar Sekali lagi ku berteriak Kemana kalian hendak  pergi  ? Hah.. Ternyata aku hanya bergumam !! Geli aku akhirnya Aku bergurau seorang diri Jangan tanyakan kenapa? Karena kerabatku telah  pergi Karena mereka telah kembali Telah berkumpul di tengah tawa Memang aku merasa iri Tapi aku berkehendak Tahun esok aku akan  pergi Mengunjungi rumah yang dulu kusinggahi By. Lia Ambarwati

- Akhir sepi -

Aku merasa aneh Kala kudirudung pilu Aku seorang tak berteman Hanya dikawani jutaan air mata Menetes lalu membasahi tangkai kemejaku Seolah diary adalah pendengar terhebat Hingga ponsel yang mewarnai langkahku Aku laksana tangkai yang tak berdaun Meski disiram namun tak berasa Hingga heraguan semakin memuncak Aku diselimuti pikiran tak bertuan Aku ingin menyisakkan waktuku barang semenit Hanya untuk tertawa lepas Namun tawaku tengah usai Karna aku telah melepaskan diriku Dan menghentikan waktu yg tadi kudengar Karena maaf aku merasa  sepi

Dengarkan pintaku

Aku ingin melantangkan teriakku ini pada dunia Biar mendengang hingga keujung lautan Biar membuai ke pelosok pulau Hingga terdengar kabarnya oleh ayah bundaku aku telah berniat Namun kukubur dalam-dalam Aku tak sempat berpesan Hingga usai lebaran tahun ini Ayah ibu Ku ingin mengelap debu di buku usangku ini Ingin kubaca setiap hari Ingin kubawa kesana kemari Bolehkah kusampaikan pada kalian? Aku ingin duduk dibangku itu Sungguh... Aku tak mengada Aku hanya ingin disana Itu pintaku saat ini                                By.  Lia Ambarwati

Egomu

Senja kini ditelan oleh rembulan, yang tak akan lama tak dapat kunikmati keindahannya. Begitu jua senyum pesonamu, tak kan dapat kupandangi sepanjang waktu  sejak tadi Kini....kita telah usai. Meski aku tak menginginkannya, namun bujukanku engkau hiraukan "Bantu aku menyangga  cengkraman egomu" Yang mudah luput hanya olehku, bahkan seribu kali bujukanku seolah hanyut. Short Quotes by. Lia Ambarwati

Quotes

"Aku menanti dalam kebahagiaanmu" "Biarlah cintanya membara, kelak di akan tau bahwa kau tak mencintainya" "Percayalah sebanyak kau menunggu, jodohmu sudah berjalan kearahmu" "Seorang pendiam tak mampu mengatakan cinta padamu, namun ingin membuatmu bahagia" "Kerja kerasmu kelak akan menghasilkan, percayalah" "Coratan di bingkai ini, kenangan yang menyakitkan"

- Kenangan -

Ketika kita telah tak bersama Pernahkah engkau sekejap waktu Mengenang diriku ? Diruang hati ini yang sempat tak tergantikan olehmu Rindu ini begitu mengencam hatiku Sukmaku begitu teramat pilu Yang tak pernah berhenti mengenangmu Kau... Pernah jadi bagian hidupku Pernah melengkapi tawaku Yang telah lama berteman dengan keheningan Kau membantuku mengenal bahagia Tapi... Apakah memang takdirku hidup menyendiri? Apakah tak layak aku bahagia bersamamu? Engkau pergi tanpaku Inginku susul dirimu dengan duka ini Tapi ku takut kau tak mengingatku lagi                                   by : Lia Ambarwati

Suka Menulis? Pengen dapet penghasilan? Publikasiin tulisanmu di Aplikasi Joylada

Gambar
Hallo... Kamu suka menulis? atau, Kamu Suka bikin Novel? dan Kamu juga pengen punya penghasilan tambahan? Guys bagi kamu yang memiliki hobi menulis dan masih bingung mau menyalurkan hobi kamu itu kemana? Tenang guys!! Di halaman ini aku mau share ke kalian tentang masalah ini. sangat mudah bagi kamu  baik yang masih pelajar, mahasiswa atau masyarakat umum. Kamu bisa salurin hobi menulis kamu ke Joylada. Joylada itu apa sih??  Joylada adalah sebuah aplikasi yang berisikan Novel online yang bisa kamu nikmatin setiap harinya. Di Joylada ada dua jenis novel, dintaranya; novel cerita dan Novel Chat. Jadi buat kamu yang gampang bosan dengan membaca Novel cerita, jangan takut!! Karena Joylada ada juga Novel chat. Bingung gimana bisa ikutan di Joylada ? Kamu bisa unduh aplikasi Joylada di Google Playstore guys !! S etelah itu kamu bisa bikin akun di Joylada dengan mendaftar menggunakan email kamu yang masih aktif, dan kamu sudah bisa menulis novel atau hanya s...

Quotes

"Seorang pendiam tak mampu mengatakan cinta padamu, namun ia mampu membuatmu lebih bahagia" find my instagram ;                                @liyambrw