- Diam -


peristiwa kemarin hari,
ketika sang surya masih tertidur,
ketika seekor ayam belum berkokok,

kala itu,
selepas sunahku dibulan seribu bulan ini,
selepas kami menyantap rezekimu,

menyanyi pelan adalah kewajaran,
celoteh kecil itu panutan,
dirimu dewasa ungkapnya,
dirimu selalu benar itu ungkapny pula,

berceloteh di balik punggung kamarku,
pelan dan samar2 terdengar di kuping,
hatiku tersinggung rasa amarah,
maaf diriku menjwab celotehmu wahai sodaraku,

aku tertegun menadahkan kepalaku selekas itu,
terpukul rasa bersalah yg teramat,
namun hingga hari berlalu,
hingga kini kita tak bertegur sapa lagi,

Komentar