- dialah wanitamu -


ingatkah kau puji aku dengan baitan syair
dan tak jarang kau lantunkan melodi mesra
membuat hati yang tengah pilu
membuatku senyum tanpa risah

aku terlepas dari ketebalan muka yang memanak
alkisah pujangga agung layaknya romeo
kau biaskan kata-kata indah
hingga ku terkesima dan terkesan olehmu

indahnya memilikimu suara hatiku
lekas lama waktu bircerita
kau puji juliet lain yang tengah sendiri

tepatku dibujuk bincangan sahabatku
semua meniuduhmu dusta
namun hatiku kokoh tak percaya

hingga kutemui ragamu yang membuatku sangsi
kau dan dia tengah bersama

singkat waktu aku tak percaya
hingga kaulah sendiri yang menekankanku 
DIALAH WANITAMU


By. Lia Ambarwati

Komentar