- Aku -



Ditengah kerumunan tanah lapang ini
Aku termenung dipojok sudut lapangan
Enggan bercengkrama dengan mereka
Seakan gurau candaku tersekat dinding kaca
Yang memaksaku menatap pancaran diri sendiri
Nampak tertulis jelas tak pernah unggul disana

Terkadang…
Jiwaku terhempas dan terjatuh
Kala menatap sepasang mata
Begitu nampak elok dan berkharisma
Hingga melemparku dari bendungan – bendungan asa
Lantas membuatku semakin menjauh
Dan meleburkan kenangan-kenangan hebatnya diri ini

Kini ku sadar !!
Siapapun boleh bersenandung dalam mimpi
Lantas merujukku mematahkan keputusasaan di diri ini
Bisakah aku seperti mereka?
Yang mampu melampaui hembusan angin
Membentangkan mimpi ke dunia luar
Namun… bagaimana aku menapakinya?
Aku begitu tak mempercayai diri?

Ku luapkan prestasi di diri ini
Aku perkenalkan kepada siapapun yang ada
Biar lepas
Biar semua orang mengenalku


Ku tuliskan sosok klise dalam diriku
Meski berulangkali menemui jiwa yang lebih hebat dan unggul
Aku tetap teguh dengan diriku
Aku tetap percaya pada kemampuanku



By.  Lia Ambarwati
                                                                                                Instagram @liyambrw

Komentar